Senin, 27 Februari 2012

karangan bila hidup tanpa kebudayaan

Peranan budaya dalam kehidupan. Banyak hal yang mulanya lahir dari budaya. Tata tertib dalam kehidupan, awalnya lahir dari adanya budaya. Estetika berperilaku juga lahir dari budaya, misalnya bagaimana menghormati orang tua atau yang usianya lebih tinggi
Budaya melahirkan aneka perilaku dalam pergaulan hidup. Manusia di muka bumi ini mendapat pengaturan dari agama dan budaya. Apa jadinya, jika kita hidup tanpa budaya. Mungkin saja dunia ini kacau karena tidak ada budaya. Sebab, budaya itu sendiri lahir sejak munculnya apa yang dinamai manusia ke muka bumi”.
Jangankan manusia mahluk hidup lainnya juga hidup dengan budaya. Contoh kecil saja, bagaimana semut beriringan mencari makanan. Jika masing-masing bertemu dengan sesamanya, pasti di antara mereka semacam saling menyapa dengan ngantelkeun (bersentuhan) mulutnya kepada sesamanya.
Mungkin saja jika tidak menggunakan budaya, disadari atau tidak oleh iringan semut itu pasti akan selalu terjadi bentrokan. Iringan melalui jalur yang maneuh tidak akan terjadi. Mungkin saja jalurnya akan sangat kacau. Akhirnya, mereka pun tidak bisa mempertahankan hidupnya (survival).
Manusia memang seharusnya hidup dengan budaya, tanpa budaya, manusia tidak akan bisa menemukan teknologi, tidak pintar, zaman akan tetap primitif, tidak ada tarian, nyanyian, suku, dll.
Manusia diciptakan oleh Tuhan harus ada budaya. Tuhanlah yang menciptakan segala-galanya. zaman primitif - zaman modern itu berkat Tuhan. Maka syukurilah pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa.
Dan apabila Masyarakat sebagai sekumpulan manusia yang saling berinteraksi tentunya akan menghasilkan suatu, ide, gagasan, atau karya yang selanjutnya disebut budaya atau kebudayaan. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa masyarakat tanpa kebudayaan akan mati atau statis. Sedangkan budaya tidak akan muncul apabila tidak adanya mayarakat.    

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar